A Day Full of Visual Pleasers

Jadiiii minggu lalu adalah minggu yang cukup padat buat saya. Nggak cuma weekdays, tapi weekends juga. Kali ini saya mau cerita tentang hari Kamis-nya dulu aja, deh.

Seperti biasa, jadwal kantor kalau ke Jakarta biasanya cuma satu hari pulang-pergi, karena emang deket juga dari Bandung, kan. Selain mengunjungi salah satu proyek yang ada di Bintaro, kami sekantor (baca: empat orang, tambah satu yang bantuin nyetir) memutuskan buat mengunjungi berbagai macam acara yang surprisingly banyak banget ternyata, ya, minggu kemarin itu. Kalau boleh disebut, semacam design trip, lah.

Prihal Arsitektur Andramatin

Acara pertama yang kami datangi adalah pameran karya arsitektur Andra Matin bertitel Prihal. Acara ini diselenggarakan di Galeri Nasional, sebrang Stasiun Gambir. Di sana kita bisa lihat perjalanan berkarya beliau selama kurang lebih 20 tahun (WOW).

Kebanyakan yang dipamerkan di sana berwujud maket dengan penjelasan dan cerita singkat di balik masing-masing karya. Kalo anak arsitektur ditanyain tentang Andra Matin, pasti tau lah ya. Cuma kayaknya di pameran kali ini banyak karya-karya yang kita (saya) sebelumnya nggak tau. Konsep pamerannya keren dan sangat lugas; white on white, black on black. Meskipun di beberapa spot, signage berwarna putih yang ditempatkan di depan tembok berwarna putih bikin bingung juga karena nggak kelihatan. Overall seru, sih. Ketika akhirnya selesai sampai spot akhir pameran, waktu lihat jam ternyata kami telah menghabiskan dua jam di sana. Haaaaa nggak kerasa! Abis itu kami makan siang di dekat Masjid Cut Meutia.

Seek-A-Seek

Kalau sebelumnya pameran arsitektur, kali ini kami mengunjungi pameran desain grafis. Seek-A-Seek ini berlokasi di Dia.Lo.Gue. Seru banget! Karena setelah kami disuguhkan dengan visual hitam-putih di pameran Prihal, di Seek-A-Seek ini visualnya jauh lebih dinamis dan berwarna-warniiii. Namanya juga desain grafis ya.

By the way, siapapun nggak akan bisa menemukan ulasan yang baik a la desainer di postingan ini, karena selama perjalanan dan trip, sejujurnya saya capek banget jadi nggak konsen buat mikir hahaha. Saya cuma bisa mengulas apa yang ada di permukaan aja jadinya.

Bintaro Design District (BDD 2019)

Dari Kemang kita lanjuuuut ke Bintaro! Karena sebetulnya proyek kantor berada di Bintaro. Sebelum ke proyek, kami memutuskan buat ke beberapa titik pameran BDD. Dan….. banyak banget aslina. Tapi karena harus mengunjungi proyek lagi setelah ini, dan harus pulang ke Bandung juga, kami memilih dua titik pameran yang merupakan bagian dari rangkaian BDD juga.

Titik pertama yang kami datangi adalah Rumah Tampung yang didesain oleh ArMS. Yang paling saya suka dari pameran yang titiknya banyak adalah kita bisa dateng ke tempat-tempat yang bangunannya 1:1, bisa ngerasain material yang dipakai, bisa tau merk handle pintu, dan keputusan-keputusan desain lainnya yang gak akan kita dapet kalau cuma lihat maket.

Titik kedua berada di Taman Kebayoran, kalau nggak salah. Tamannya luas banget dan jujur buat saya untuk bisa jalan-jalan di situ merupakan healing time. So many trees, lots of grass, clearer air (kind of). WE DEMAND MORE PUBLIC FACILITIES LIKE THAT! Anyway, di taman ini ada tiga spot pameran yang berbeda.

Fyuh. Setelah tiga acara berturut-turut, sorenya kami mengunjungi proyek di Bintaro juga dan ngopi-ngopi cantik dikit sambil istirahat. Di mobil pulang rasanya saya ngantongin banyak angin di perut. Besoknya ketika kerja dan melihat desain proyek di komputer…… saya mual….. karena Kamis kemarinnya saya udah kenyang sama perdesainan…… kayak…. pak…. saya mau kerja apa aja deh kecuali lihat SketchUp….. (Tetep gak bisa nawar soalnya saya bukan bos atau yang punya saham)

Ternyata apapun yang berlebihan emang bisa bikin nggak enak, ya. Hihu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *